|
Bagi Anda yang sudah terbiasa menggunakan sistem operasi Microsoft Windows baik XP, Vista, Windows Server 2008 ataupun Windows 7 dengan modus grafis (GUI), mungkin akan sedikit kaget saat menggunakan PowerShell, karena di sini semua perintah harus di ketikkan. Mungkin apabila Anda sudah terbiasa menggunakan perintah command line baik dengan CDM ataupun ServerCore yang ada di Windows Server 2008, PowerShell sudah sedikit mirip. Namun secara umum, penggunaan perintahnya berbeda.
Bagi yang sudah terbiasa dengan modus grafis atau GUI, mungkin anda akan berpikir untuk apa repot-repot menggunakan PowerShell? Toh dengan sekali klik, semua keinginan sudah bisa terpenuhi. Memang Microsoft menciptakan berbagai kreasi baru dan fitur baru ini untuk mengakomodasi pengguna yang terbiasa dengan perintah berbasis teks atau scripting. Mengenal PowerShell Apa sebenarnya Windows PowerShell? Shell secara umum digunakan untuk keperluan interaksi antara pengguna dengan sistem operasi dengan cara menuliskan suatu perintah. PowerShell berbeda dengan command line atau perintah lain yang ada di Windows 2008 Server Core. Bagi Anda yang selama ini sudah dan masih menggunakan shell di lingkungan UNIX, Windows PowerShell memiliki kemiripan dengan lingkungan perintah tersebut. Ada dua tampilan utama di Windows PowerShell. Pertama, PowerShell bermodus teks, dan yang kedua PowerShell ISE (Integrated Scriptint Environment). Manfaat dan kegunaanya sama saja. Hanya saja, dengan tampilan PowerShell ISE Anda bisa mengubah tampilan standard menjadi berwarna, dengan kata lain tampilan dalam modus grafis. Cara Kerja PowerShell PowerShell sebenarnya sudah tersedia di Windows 2008 Server dan Windows 7. Namun bagi pengguna Windows 2003, Windows XP atau Windows Vista, untuk menggunakan Windows PowerShell ini harus men-download-nya terlebih dahulu dan menginstallnya secara terpisah. Di Windows 7, sudah tersedia dua pilihan PowerShell, yaitu PowerShell V2 dan PowerShell V2 ISE. PowerShell V2 ini merupakan aplikasi yang berbasis teks, sedangkan PowerShell ISE merupakan aplikasi berbasis grafis. Namun penggunaannya tetap harus menggunakan scripting. Secara sederhana, Windows PowerShell merupakan Interactive Shell (IS) dan Scripting Language (SL) yang dibuat oleh Microsoft (berbasiskan .NET programming). Dengan memanfaatkan aplikasi canggih ini Anda akan merasa puas, sama hal-nya ketika Anda menggunakan UNIX untuk melakukan pengesetan atau maintenace sistem yang sedang digunakan. PowerShell bisa digunakan untuk menangani beberapa pekerjaan seperti untuk melakukan setting Microsoft Exchange Server 2007 yang mendukung Exchange Management Shell, Microsoft SQL Server, Microsoft Windows Server, dll. Cara kerjanya secara umum adalah mengambil suatu properties (menggunakan perintah get-), melakukan perubahan terhadap sesuatu (menggunakan perintah set-). menambahkan sesuatu (menggunakan perintah add-), membuang sesuatu (menggunakan perintah remove-), dan menjalankan aneka perintah-perintah khusus lainnya. Perintah ini juga bisa diperlakukan spesifik dengan menambahkan beberapa parameter setelah baris perintah. PowerShell pada lingkungan sistem operasi, bisa digunakan untuk melakukan kontrol terhadap sistem operasi tersebut. Sementara pada Windows Server, bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti administering terhadap Active Directory. Selain untuk sistem operasi, beberapa aplikasi ini juga mendukung Shell Scripting melalui PowerShell ini, seperti Exchange 2007, System Center Operation Manager 2007, System Center Virtual Machine Manager, dll.
|
si Agan ngelindur... mana ada bagian ...
Saya cukup bagian jiwa saja yang di a...
Artikel yang singkat dan menarik. San...
KURANG LENGKAP
Sebaiknya perusahaan tidak mengandalk...
Outsourcing memang diperlukan untuk e...
Keamamanan sistem sangat penting buat...
jika tidak menyangkut core bisnis per...