Log in
TONG SAMPAH
Surat ke-10 PDF Print E-mail

Aku yang berani…
Dan aku yang pengecut…
Aku yang maju…
Dan aku yang mundur…
Aku yang semangat….
Dan aku yang putus asa...
Aku yang yakin...
Dan aku yang ragu....
Kemanakah jiwa berlabuh....???

Apakah rasa ini karena egoku...?
Apakah rasa ini karena emosiku...?
Apakah rasa ini karena nafsuku....?
Apakah rasa ini karena hatiku...?

Rasa bimbang ini telah membuatku resah....
Sudah terlanjur basah dalam labirin perasaanku......
Tak tau mana yang pantas bersandar dihati....

Aku sanggup untuk mencintainya....
Secara sederhana....
Totalitas dengan menggunakan logika dan perasaan....
Dalam sekat ruang dan detak-detik waktu....

Dalam Surat kesepuluh
Lippo Cikarang 

 
Surat ke-9 PDF Print E-mail

Atas nama tuhan
..Aku berjalan
...Dalam keadaan

Atas nama tuhan
..Aku tersandung
...Dalam senang

Atas nama tuhan
..Aku bangkit
...Dalam sakit

Atas nama tuhan
..Aku mencari
...Dalam resah hati

Atas nama tuhan
..Aku menunggu
...Dalam belenggu
...Dalam sakit
...Dalam senang
...Dalam resah hati
...Dalam keadaan

Atas nama tuhan
..Untuk sebuah jawaban

Dalam surat kesembilan,
Dipenghujung senja

 
Surat ke-8 PDF Print E-mail

Lalu, pernahkah kau bimbang?

Sederhana saja, seperti berada di persimpangan jalan

Berpikir untuk berhenti atau terus melanjutkan

Bagaimana jika itu tentang percintaan dan persahabatan?

Ah, ternyata tidak semudah membayangkan

Dalam surat kedelapan, 
Bekasi, Menjelang senja

 
Surat ke-7 PDF Print E-mail

Aku berjalan-jalan
..Seluas langit
...Sepanas siang
....Sedingin malam

Aku bersenang-senang
..Dalam sunyi
...Dalam sepi
....Dalam duka

Aku berduka lara
..Dalam senang
...Dalam ramai
....Dalam senda gurau

Aku bahagia

Dalam surat ketujuh,
Bekasi, Menjelang senja

 
Surat ke-6 PDF Print E-mail

Adakalanya langit tidak menampakkan perhiasannya
Bintang gemintang tak lagi memperindah cakrawala
Bulan redup tak menyala
Apakah gelap merana?
Apakah tidak berasa
Aku tak tahu..


Dalam surat keenam,
Rawamangun, dipenghujung malam

 
Surat ke-5 PDF Print E-mail

Kita memang berbeda. aku tahu, sama tahunya seperti dirimu.
Warna yang mengalir di nadimu tak sewarna dengan yang mengalir di nadiku.
Namun, bukankah kita tak pernah bisa memilih dengan warna apa kita lahir? kita lahir, lalu menemukan tawa bersama, dan menyatukan cerita bersama.


Dalam surat kelima,
Rawamangun, Jakarta timur 

 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2

Quote of the day

imageKurangilah rasa ingin tahu Anda tentang orang, perbanyaklah rasa ingin tahu tentang ide, gagasan, dan pemikiran.

Marie Currie. (1867 - 1934). Fisikawan Perancis.

Who's Online

We have 88 guests online

Advertisement 2

Pasang informasi Anda disini

 

 

 Read More

Advertisement 3

Pasang informasi Anda disini

 

 

 Read More


Copyright © 2013 Eka Kurniawan Online. All Right Reserved.
Secured by Siteground Web Hosting