Log in
TONG SAMPAH
Surat ke-33 PDF Print E-mail

akulah suara dalam kepalamu,
yang kau abaikan dan tak kau dengarkan.
jika kukatakan kepadamu, sekali lagi,
bahwa kau tak pernah sama dengan siapapun yang terlahir ke dunia ini.
tetapi setiap hari kau terus menerus berusaha menjadi orang lain dan melenyapkan dirimu sendiri.

kau berbicara seperti orang lain:
kata-kata yang kau benci jika ia diucapkan untuk dirimu sendiri,
tetapi kau mengatakannya kepada orang lain.

kau melihat dengan mata orang lain:
kenyataan yang kau tahu tak selalu seperti yang kau lihat,
tetapi kau selalu mempercayai hanya apa yang kau lihat.

kau mendengar dengan telinga orang lain, berpikir dengan pikiran orang lain, bersikap seperti orang lain

dimana sebenarnya kau memposisikan dirimu sendiri dalam kehidupanmu?
jika dalam gelap sekalipun kau masih membutuhkan cahaya untuk menemukan orang lain dan bukan dirimu sendiri?

akulah wajah yang harus kau lihat dicerminmu.
akulah musuh yang menyeringai dalam senyummu.

.....

hari ini, ribuan orang telah sekali lagi merebut posisi terbaik yang seharusnya kau menangkan.
bukalah matamu,
bukalah telingamu,
bebaskan hati dan pikiranmu,
dan bergeraklah.
buktikan dirimu yang sesungguhnya,
atau kelak akan kukirimkan kata-kata ini ke tempat di mana kau terbaring lemah dan menangis:
"akulah kekalahan yang telah membuatmu bertekuk lutut"

dalam surat ke tiga puluh tiga
di salah satu sudut kota bogor, 15 september 2016

 
Surat ke-32 PDF Print E-mail

bagaimana jika manusia ditakdirkan berjalan mundur?
bersama waktu yang bergerak ke masa lalu sehingga ketika kata "masa depan" diucapkan, kita tidak mungkin mencapainya.

bagaimana jika manusia terlahir tua?
pelan-pelan..
rambut putihnya menghitam dan semakin bercahaya,
gigi-giginya tumbuh kembali untuk kemudian tiada,
otot-ototnya mengencang,
kulit-kulitnya membersihkan diri dari noda matahari,
pengetahuan-pengetahuan berlepasan,
cinta-cinta berguguran,
dan kedip mata manusia berubah ritme dari tertutup menuju terbuka.

sehingga..
setiap kali ia membuka kedip matanya,
daun-daun melayang dan kembali ke rantingnya,
kata-kata urung diucapkan,
dan siklus metamorfosa mengubah takdir kupu-kupu menjadi ulat bulu.

demi waktu..
kalimat itu tercetak bagai pertanyaan yang tak pernah akan mendapatkan jawaban.

dalam surat ke tiga puluh dua

 
Surat ke-31 PDF Print E-mail

saatnya akan tiba..
dimana waktu akan melayang.
hanya keheningan
hanya keheningan

tak ada riuh dan tepuk tangan setelah teriakan "and the winner is.."
hanya kesunyian
hanya kesunyian

disanalah kita akan mendengar suara Tuhan
kebenaran, juga keadilan

maka rasakanlah,
rengkuhlah sedalam-dalamnya keikhlasan..

dalam surat ke tiga puluh satu
menjelang senja

 
Surat ke-30 PDF Print E-mail

selamat datang kembali, kegelisahan.
kau masih sepeti dulu..
menyapaku di muka pintu,
merangkum semua ketakutanku,
menamparku,
menciutkan nyaliku,
tetapi meneguhkan kembali keyakinanku.

kemana aku akan pergi kali ini?
tidak, aku tidak akan kemana-mana.

ketika kata-kata tak lagi bicara,
aku akan diam.

ketika gerak tak lagi bermakna apa-apa,
aku akan berhenti.

aku akan memulai lagi dari awal, semuanya atau sebagian.
terima kasih kamu sudah kembali.

apa artinya hidup tanpa kegelisahan?
apa artinya hidup tanpamu?
aku berlari seperti kuda jantan yang mengamuk meninggalkan banyak hal dibelakang.
berpikir seolah kecepatan dan kekuatan berada di atas segalanya.

tetapi ternyata aku tak punya tujuan.
..aku terjatuh
...aku menangis
....aku kesakitan
.....aku takut
......aku anak kecil
.......aku sendirian.

terima kasih kegelisahan,
samarmu sekali lagi menegaskan sejumlah kepastian.

dalam surat ketigapuluh

 
Surat ke-29 PDF Print E-mail

ada saatnya kita harus melepaskan harapan..
kadang-kadang harapan adalah pengalih perhatian.
sekejap kita mendadak buta membaca peta hidup kita sendiri

kemana harus melangkah?
bagaimana harus melangkah?
dan saat ini kita berkawan dengan rasa asing yang mengguncangkan.

tapi bukankah harapan-harapan memang tak pernah tergambar dalam peta manapun?

dalam sedih dan putus asa,
mengapa seketika kita menjadi manusia paling bodoh sedunia,
yang berharap tersesat ditengah hutan lalu kelaparan?
tertimpa reruntuhan saat gempa bumi paling hebat?
tertabrak kereta api hingga mati?
atau apa saja marabahaya yang paling gila?

demikian bodohnya kita ingin tenggelam dalam kesediha-kesedihan..
kita yang percaya diri berlebihan sehingga merasa sanggup untuk sampai pada titik terendah dari sebuah penderitaan.
aku menyangsikannya.

tapi percayalah,
kesedihan adalah hadiah agar pada saatnya kita dihibur dengan cara paling membahagiakan.

percayalah pada waktu, semua pasti berlalu, dan yang tersisa tinggal kenangan

dalam surat kedua puluh sembilan

 
Surat ke-28 PDF Print E-mail

Sebelumnya, aku pernah jatuh cinta.

Ya, tetapi ketika pertama kali melihatnya, rasanya ada sebagian dari diriku yang kutemukan dalam dirinya.

Ya, setiap kali bertemu dengannya, ada perasaan asing yang entah bagaimana caranya seolah menahan jalan-jalan darahku.

Aku tak bisa membohongi perasaanku sendiri bahwa pelan-pelan aku jatuh cinta padanya.

Tapi, saat ini aku hanya ingin dekat, dan itu lebih dari cukup.

Dalam surat ke dua puluh delapan

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>

Page 1 of 6

Quote of the day

imageKurangilah rasa ingin tahu Anda tentang orang, perbanyaklah rasa ingin tahu tentang ide, gagasan, dan pemikiran.

Marie Currie. (1867 - 1934). Fisikawan Perancis.

Who's Online

We have 11 guests online

Advertisement 2

Pasang informasi Anda disini

 

 

 Read More

Advertisement 3

Pasang informasi Anda disini

 

 

 Read More


Copyright © 2013 Eka Kurniawan Online. All Right Reserved.