|
Thomas adalah administrator yang sedang membangun jaringan komputer di perusahaannya. Ia menempatkan satu server dalam jaringan, dan pada saat membangun server dan workstation, ia membuat satu kelompok kerja (workgroup) menggunakan sistem operasi windows xp dan windows server 2003. Namun ditengah-tengah pembuatan jaringan, Thomas dihadapkan pada masalah yaitu hubungan antar komputer dalam jaringannya harus melewati password setiap komputer.
Ini menjadi beban. Ia harus mengajari semua user cara mengakses server, karena sahring file/ folder yang ada di server menanyakan password. Ditempat lain, Susanto adalah administrator jaringan sebuah warnet dengan 10 komputer dan 1 PC operator. Komputer operator dipasangi windows server yang kemudian dilengkapi domain lokal. Susanto menghadapi masalah ketika komputer operator mempunyai waktu tunggu yang sangat lama pada saat setelah booting dilakukan. Sementara pada user/ pengguna tidak ada masalah yang berarti. Dari dua kasus diatas, ada dua jenis jaringan yang seharusnya disadari administrator. Pada kasus Thomas, jaringannya bersifat lokal tertutup, sedangkan pada kasus Susanto, jaringannya lokal terbuka. Jaringan lokal tertutup adalah jaringan lokal yang semua usernya adalah anggota tetap dari masing-masing PC dan masuk ke dalam organisasi jaringan tersebut. Sementara jaringan lokal terbuka adalah jaringan dimana para user-nya bukan anggota tetap organisasi. dalm hal ini warnet yang dikelola oleh Susanto. Workgroup sebaiknya digunakan dalam jaringan lokal yang tidak memiliki server khusus. baik untuk jaringan lokal terbuka maupun tertutup, karena dalam workgroup semua perangkat levelnya sama. Artinya, pengamanan setiap perangkat dilakukan pada komputer. Sementara itu domain memiliki server khusus yang mengorganisasikan seluruh user, termasuk pembagian tingkat keamanan (security level) untuk setiap user. Dalam pengorganisasian user, Thomas seharusnya menggunakan domain. Jadi ia tidak akan menemui masalah pada saat levelisasi masing-masing user serta pengorganisasian file. Selain itu manajemen perangkat lebih dapat dimonitornya sebagai administrator. user hanya diberi perangkat berupa username dan password. Namun Thomas tetap haus mengajari user cara melakukan sharing file maupun printer. Pada kasus Susanto, jumlah user yang sedikit bukanlah alasan untuk menggunakan workgroup. Namun ketidakhadiran server khusus untuk user merupakan alasan tepat untuk meninggalkan domain menuju workgroup. Selain itu, user yang menggunakan komputernya juga merupakan komponen eksternal dari organisasinya sehingga hak-hak dalam pengorganisasian pembagian file dan printer sangat terbatas. Pada semua mall yang menggunakan hotspot terdapat satu workgroup jaringan lokal terbuka dengan banyak user. Berbagai user tersebut bahkan menggunakan sistem operasi yang berbeda (multi operating system). pembagian setiap user dalam jaringan didedikasikan dalam satu server, tetapi pembagian user dan password tersebut hanya untuk pembagian satu sumber daya tertentu, dalam hal ini adalah internet. Tentukanlah dengan bijak penggunaan workgroup dan domain. Ini memang menjadi masalah yang banyak dihadapi administrator yang baru pertama kali membangun jaringan.
|
si Agan ngelindur... mana ada bagian ...
Saya cukup bagian jiwa saja yang di a...
Artikel yang singkat dan menarik. San...
KURANG LENGKAP
Sebaiknya perusahaan tidak mengandalk...
Outsourcing memang diperlukan untuk e...
Keamamanan sistem sangat penting buat...
jika tidak menyangkut core bisnis per...