.

Software & Hardware Asli atau Aspal ?
Written by Eka Kurniawan   
Friday, 27 February 2009 17:19

Pada saat pengadaan hardware, seringkali administrator tidak menyadari kalau perangkat tersebut merupakan barang palsu atau bajakan. Sebenarnya jarang sekali ada perangkat keras palsu, tetapi bukan berarti tidak ada bukan?. Setelah beredarnya prosesor palsu (intel pentium 60 - 120) pada tahun 1990-an, jarang sekali ditemui lagi barang "berbau" teknologi informasi yang palsu.

Namun kita harus bisa mengetahui "apakah barang tersebut bergaransi resmi?" Bila tidak, berarti barang tersebut masuk tanpa pengawasan pemerintah atau yang biasa disebut dengan istilah "black market". Barang bergaransi resmi sudah dikontrol sebelum diedarkan oleh produsen atau importir. Sementara untuk yang tanpa garansi, produsen akan lepas tangan dalam menangani servise nya jika barang tersebut rusak. Alasannya, barang tersebut tidak ada dalam database perlindungan garansi mereka. Memusingkan bukan jika ini yang kita alami? Perangkat seperti inilah yang biasa disebut ASPAL - Asli tapi Palsu.

 

Ini berbeda dengan software. Dinegara ini banyak sekali tersebar software bajakan. Tidak palsu, tetapi bajakan. Disadari atau tidak, kita menginstal software-software, mulai dari sistem operasi sampai aplikasi pendukung seperti pengolahan data kantor (office suite), pengolah grafis dan lain-lain, yang sembarang kita beli karena murahnya. Padahal sejatinya software adalah komoditas baru di negeri kita yang dihasilkan dari kepala-kepala programmer yang tergabung dalam sebuah perusahaan, lokal maupun internasional.

 

Seiring dengan ditegakkannya hukum HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), sedikit demi sedikit pemerintah sedang giat membersihkan pembajakan dinegeri ini dengan mengadakan inspeksi dan kunjungan mendadak. Tentunya yang menjadi prioritas utama adalah institusi-institusi pemakai software bajakan, seperti institusi pemerintahan dan swasta.

Banyak sekali perusahaan yang terjaring dalam operasi anti-pembajakan ini. Perusahaan yang terbukti tidak menggunakan software asli dikenakan penalti atas royalti. Ada pula yang dimeja-hijaukan. Ujung-ujungnya, selain pimpinan perusahaan yang dipidanakan atau dimeja-hiijaukan, kita sebagai administrator juga bisa menjadi tersangka, sebab kita adalah pelaksana dalam pengadaan software bajakan tersebut. Oleh karena itu sebelum menjadi tersangka berikutnya, lebih baik kita antisipasi hal tersebut

  • Pada pengadaan perangkat keras (hardware), tanyakan pada subkontraktor pengadaan atau distributor, apakah perangkat keran yang kita gunakan itu merupakan barang bergaransi resmi?
  • Lakukan edukasi kepada pihak manajemen tentang pentingnya menggunakan software asli, mulai dari hal yang paling kecil seperti mengirimkan email-email tentang peraturan pemerintah serta perusahaan-perusahaan yang terjaring pembersihan software sampai dengan membicarakannya pada rapat manajemen.
  • Buatlah pengajuan budget untuk pengadaan software asli secara sedikit demi sedikit secara periodik. Apabila budget perusahaan memungkinkan, ajukan keseluruhannya untuk dinegosiasikan lebih lanjut dengan manajemen.
  • Apabila kita memiliki otorisasi dalam pengajuan perangkat atau penasihat dalam pengadaan software, ingatkan atasan atau rekan kita yang memeilikinya dengan melakukan edukasi seperti diatas. Lebih baik lagi dengan penularan pengetahuan secara tertulis seperti email karena hal ini merupakan bukti tertulis bahwa kita pernah menyarankan perusahaan untuk berlaku benar.

 

Comments
Add New Search RSS
iwan     |2009-03-05 05:43:42
walah jablay zerry thoo..
kangen gw sama lo
kalo alt+ctrl+del gak
jalan, ya pake cara lain. liat aja artikel di menu "hacking"
Anonymous   |2009-03-05 04:07:34
wooow..good web neeh....om jablay gimana neeh...Ctrl + alt+del nya
kaga bisa...
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Jika setelah di submit komentar Anda tidak muncul dalam daftar, dimohon untuk menekan tombol F5 atau direfresh pada browser.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
BACA ARTIKEL KAMI LAINNYA :

INGIN BERLANGGANAN ARTIKEL IT DARI EKA KURNIAWAN ONLINE ?

Copyright © 2008 by Eka Kurniawan. All right reserved
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License

Secured by Siteground Web Hosting